Inilah 6 Syarat Untuk Menjadi Imam Shalat

Syarat untuk menjadi imam shalat terlebih dahulu harus diketahui agar shalat menjadi sah dan mendapat rida Allah.

Syarat untuk menjadi imam shalat
sumber ilustrasi: freepik.com | edit: islamrukun.com

Syarat untuk menjadi imam shalat terlebih dahulu harus diketahui agar shalat menjadi sah dan mendapat rida Allah. Dalam praktiknya juga, shalat wajib mengikuti segala petunjuk tata cara yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw. sebagai figur pengejawantah perintah Allah Swt.

Pengertian shalat sendiri secara harfiah berasal dari bahasa Arab yang berarti ibadah. Ada pun menurut istilah, shalat diartikan serangkaian kegiatan ibadah bagi umat Islam yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Shalat itu sendiri dapat dilakukan secara secara sedirian, namun lebih diutamakan berjamaah; ada imam dan makmum. Baca: Tata Cara Shalat Wajib

HR. Tirmidzi nomor 205, dari Utsman bin Affan RA, Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَاْلفَجْرَ فيِ جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

“Siapa yang menunaikan shalat Isya berjamaah maka ia akan mendapatkan pahala shalat setengah malam, dan siapa menunaikan shalat ‘Isya dan Subuh dengan berjamaah maka ia pula mendapatkan pahala shalat satu malam.”

Dalam melakukan shalat berjamaah, untuk menjadi imam seseorang harus paham syarat-syaratnya. Apa saja syarat untuk menjadi imam shalat?

Berikut inilah 6 syarat untuk menjadi imam shalat.

1. Beragam Islam

Ini merupakan syarat mutlak alias paling wajib adalah harus beragama Islam. Karena shalat merupakan rukun Islam.

Orang non-muslim tidak diperbolehkan menjadi imam shalat, apabila makmum mengikuti imam non-muslim maka shalatnya tidak sah dan harus mengulangi shalatnya.

Dikutip dari perkataan Imam Syafi’i dalam Kitab al-Mughni al-Muhtaaj jilid I halaman 241 :

“Jika diketahui dengan jelas bahwa seorang imam itu kafir (non-muslim) atau berjenis kelamin perempuan, maka wajib untuk mengulang shalatnya.”

2. Baligh atau Sudah Dewasa

Anak kecil yang belum baligh tidak boleh menjadi imam shalat. Mayoritas ulama sepakat demikian itu berlaku untuk shalat wajib maupun shalat sunah, seperti shalat tarawih, shalat minta hujan,  shalat gerhana matahari, dan sebagainya.

3. Berakal Sehat

Seorang imam diwajibkan miliki akal sehat (waras). Tidak sah shalat jamaah bila dipimpin oleh orang linglung, sedang mabuk atau gila.

4. Harus Seorang Laki-laki

Jika didapati dalam shalat berjamaah itu ada laki-laki dan perempuan makan yang menjadi imam shalat adalah laki-laki. Ini berlaku baik untuk shalat wajib maupun shalat sunah.

Namun jika dalam jamaah tersebut semuanya berjenis kelamin perempuan maka tidak disyaratkan imamnya harus laki-laki atau seseorang dari jamaah perempuan tersebut boleh menjadi imam shalatnya.

5. Paham Bacaan dan Rukun Shalat

Seorang imam shalat haruslah yang baik dan pandai dalam membaca Al Quran, karena hal ini menjadi salah satu syarat sahnya shalat. Seorang imam juga harus menerapkan rukun-rukun shalat secara baik dan sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw.

6. Imam Harus Suci dari Hadats Besar dan Kecil

Imam harus dalam keadaan bersih dan suci dari hadats besar maupun kecil.

Tidak hanya imam, makmum pun diwajibkan suci dari berbagai macam hadats ketika ingin menunaikan ibadah Shalat.

Demikianlah 6 syarat untuk menjadi imam shalat, bagaimana kamu siap menjadi imam? Yuk, mari memperbaiki diri dari kekurangan-kekurangan selama ini.