Catet! Inilah Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud

Waktu yang Terbaik untuk Shalat Tahajud - Shalat tahajud adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan dan pengerjaannya dilakukan pada malam hari

Ini Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud
sumber ilustrasi: freepik.com | edit: islamrukun.com
Waktu yang Terbaik untuk Shalat Tahajud - Shalat tahajud adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan dan pengerjaannya dilakukan pada malam hari setelah terbangun dari tidurnya. Hukum dari shalat tahajud ini sunah um’aakad.

Allah Swt. telah menciptakan malam dan siang sebagai dua kondisi yang selalu dipenuhi dengan keberkahan bagi umat manusia. Manusia pada siang hari berlomba-lomba mencari rezeki Allah dengan melakukan berbagai aktivitas seperti bekerja, menuntut ilmu, menunaikan shalat wajib yang dikerjakan siang hari, dan mengerjakan amalan-amalan sunah seperti shalat dhuha dan shalat sunah rawatib.

Sedangkan waktu malam hari, di sela waktu istirahatnya manusia tetap bisa berlomba-lomba meraih keberkahan Allah dengan melaksanakan qiyamul lail atau shalat malam. 

Salah satu shalat malam yang sangat banyak keistimewaannya apabila dikerjakan oleh manusia dengan penuh rasa ikhlas mengharapkan rida Allah ialah shalat tahajud.

Pengertian Shalat Tahajud


Shalat tahajud secara definisi merupakan shalat sunah yang waktu pelaksanaannya pada malam hari setelah manusia terbangun dari lelap tidurnya. Dapat dilakukan minimal dua raka’aat dan tidak ada batasan maksimal dalam raka’atnya, artinya boleh dilakukan sebanyak-banyaknya raka’at sesuai kemampuan.

Hukumnya ialah sunah mu’akkad (sangat dianjurkan), banyak sekali keutamaan shalat tahajud juga dapat menjadi penyemangat bagi seorang muslim dalam mengerjakannya. Sama halnya dengan ibadah sunah lainnya, pahala mengerjakan adalah dapat menjadi pelengkap dari kekurangan pada shalat wajib.

Mengenai shalat tahajud ini Allah Swt. Berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 79 :

“Dan pada separuh malam, kerjakan shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat derajatmu ke tempat yang mulia”.

Merujuk dari ayat di atas jelaslah bahwa salah satu keistimewaan shalat tahajud yaitu diangkat oleh Allah derajat seorang hamba yang mengerjakannya dan mendapat tambahan pahala.

Dengan demikian itu, bisa kita katakan bahwa Allah sangat menyambut setiap hambanya yang mengorbankan waktu istirahat malam harinya untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan Allah memberi “reward special” atas upaya hamba tersebut dengan pemberian yang terbaik dariNya.

Bagaimana nih para pejuang sepertiga malam, tertarik mengerjakan ibadah salah tahajud?
Mudah-mudah diberikan ke-istiqomah-an dalam mengerjakannya.

Nah, untuk meraih keutamaan shalat tahajud yaitu dengan mengerjakannya dengan baik, ikhlas dan dilaksanakan pada waktu-waktu yang tepat.

Waktu Shalat Tahajud


Cara mengerjakan shalat tahajud sama dengan ibadah lainnya dan termasuk waktu pengerjaannya pun sudah diatur dalam Islam.

Secara rinci Islam membagi kategori waktu shalat tahajud menjadi tiga yaitu awal malam, tengah malam, dan sepertiga malam.

Berikut penjelasan rinci mengenai waktu yang baik untuk shalat tahajud, catet ya...

1. Awal Malam


Waktu ini merupakan kategori waktu pertama untuk mengerjakan shalat tahajud. Waktu ini dimulai setelah shalat Isya sampai dengan pukul 22.00 (dalam WIB – sesuaikan dengan waktu daerah masing-masing).

Insya Allah, bagi pejuang sepertiga malam (baca- seseorang) yang mengerjakan shalat tahajud sesuai tata caranya dan ikhlas akan memperoleh keberkahan dan syafaat dari shalat tahajud yang ia kerjakan pada waktu ini.

2. Tengah Malam


Dikatakan waktu tengah malam yaitu waktu yang lebih utama dari awal malam untuk shalat tahajud. Kategori waktu ini diperkirakan antara pukul 22.00 sampai dengan 01.00 dini hari.

3. Sepertiga Malam


Nah, pejuang sepertiga malam ini waktu yang paling ajib (istimewa). Kategori ketiga ini merupakan waktu shalat tahajud yang paling baik di antara waktu-waktu lainnya.

Sepertiga malam dimulai sejak pukul 01.00 hingga menjelang waktu shalat subuh. Mengapa waktu ini dikatakan waktu yang paling baik, landasannya adalah hadits Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw. Bersabda:

“Rabb kami – Tabaroka wa ta’ala – akan turun setiap malamnya ke bumi saat tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, “Siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya”. (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).

Hadits di atas menerangkan bahwa shalat tahajud pada waktu sepertiga malam ini akan mempertemukan seorang hamba dengan Allah dengan begitu dekat dan Allah menjanjikan keberkahan dan kemuliaan berupa pengabulan do’a dan ampunan untuknya.

Demikianlah penjelasan mengenai waktu yang baik untuk shalat tahaju. Semoga kita diridai Allah dan dimudahkan langkah untuk berdiri menghadap-Nya di sepertiga malam.

Wallahu.